Ekspresi Visual Mahasiswa Seni Rupa UNESA dalam Pameran Mata Kuliah Peminatan
SURABAYA, PSR UNESA – Mahasiswa angkatan 2023 dari Program Studi S1 Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (UNESA), menyelenggarakan Pameran Mata Kuliah Peminatan pada 2–5 Juni 2025 bertempat di Galeri Gedung T3 FBS UNESA. Pameran ini merupakan bagian dari kegiatan akademik yang menampilkan karya-karya terbaik mahasiswa hasil proses pembelajaran selama satu semester dalam mata kuliah peminatan mereka.
Terdapat enam bidang peminatan yang dipamerkan, yaitu Desain Grafis, Tekstil, Logam, Kayu, Lukis, dan Keramik. Setiap karya mencerminkan eksplorasi artistik dan teknis dari para mahasiswa yang telah mendalami berbagai media, pendekatan visual, serta konteks sosial budaya yang menjadi inspirasi karya mereka.

Foto: Pameran Mata Kuliah Peminatan PSR UNESA
Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk menampilkan hasil pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang ekspresi, komunikasi, dan dialog visual antara mahasiswa dengan civitas akademika maupun pengunjung umum. Pameran ini memberikan gambaran bagaimana mahasiswa memaknai proses penciptaan karya, mulai dari ide awal, proses produksi, hingga penyajian karya dalam ruang pamer.
Salah satu dosen pengampu mata kuliah peminatan, Fera Ratyaningrum, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan pameran ini merupakan bagian penting dari pembelajaran berbasis proyek (project-based learning). “Melalui pameran ini, mahasiswa belajar tidak hanya menciptakan karya, tetapi juga mempresentasikan, mengonsep ruang, dan menjelaskan gagasan mereka secara terbuka. Ini adalah pembelajaran nyata menuju dunia profesional,”
Foto: Pameran Mata Kuliah Peminatan PSR UNESA
Beberapa karya yang menjadi sorotan di antaranya adalah desain iklan layanan masyarakat bertema lingkungan, tekstil dengan pewarna alami dan motif kontemporer, lukisan ekspresif berbasis pengalaman personal, serta instalasi keramik yang mengangkat tema identitas budaya lokal.
Dava, salah satu mahasiswa peminatan desain grafis, mengungkapkan bahwa pameran ini membuatnya lebih percaya diri. “Biasanya karya hanya dinilai di kelas, tapi sekarang kami harus berpikir tentang bagaimana karya itu dilihat orang lain, bagaimana menjelaskan isi dan makna karya kepada publik. Ini pengalaman baru dan menantang.”
Pameran ini juga menjadi ajang apresiasi dan kolaborasi antar-peminatan. Mahasiswa dapat saling melihat perkembangan karya teman seangkatannya di bidang lain, sekaligus belajar tentang pendekatan dan teknik yang berbeda. Hal ini memperkaya wawasan dan memperluas jejaring kerja antarmahasiswa lintas minat.
Selain sebagai bentuk penilaian akhir semester, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tantangan di dunia seni dan industri kreatif. Dengan menampilkan karya-karya nyata di ruang publik, mahasiswa belajar mengelola ekspektasi, menerima umpan balik, dan membangun kepercayaan diri sebagai calon profesional di bidang seni rupa.
Tim Web PSR UNESA
