Menyusuri Sunyi: Kuliah Tamu Kexin Hong di Prodi Pendidikan Seni Rupa UNESA
Surabaya, 1 September 2026 – Program Studi S1 Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menghadirkan pengalaman akademik internasional yang menggugah. Pada Selasa, 1 September 2026, bertempat di Ruang T3.02.09 FBS UNESA, mahasiswa dan dosen Pendidikan Seni Rupa berkesempatan mengikuti Lecture Performance bertajuk “Between Silence” bersama Kexin Hong, seniman multidisiplin dan pembuat film asal Tiongkok yang kini berbasis di Amsterdam, Belanda. Kegiatan ini merupakan bagian dari International Engagement Program yang diselenggarakan atas kerja sama dengan RENTANG Art Lab.
Kexin Hong hadir di Surabaya selama satu bulan untuk melakukan riset artistik yang berangkat dari pertanyaan mendasar tentang ingatan kolektif dan keheningan lintas generasi. Perjalanan risetnya membawanya menelusuri jejak memori Tiong Ang—seniman Belanda kelahiran Surabaya (1961) yang keluarganya terpaksa mengungsi ke Belanda pascaperistiwa 1965. Karya yang tengah ia garap, sebuah film esai berjudul Between Silence, berupaya memberi bentuk pada apa yang tak pernah terucapkan, pada keheningan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Antara Riset, Film, dan Keheningan

Dok. Seru!media
Dalam sesi yang berlangsung selama 90 menit (14.00–15.30 WIB) ini, Kexin berbagi perjalanan risetnya kepada para mahasiswa. Ia memaparkan bagaimana proses kreatifnya bergerak di antara arsip, percakapan dengan kerabat yang masih hidup, serta simbol-simbol visual yang ia temukan selama di Surabaya—mulai dari rumah sakit, pekuburan Tionghoa, hingga bentang alam di luar Pulau Jawa.
Yang menarik dari pendekatan Kexin adalah caranya yang subliminal. Ia tidak memaksa sejarah untuk berbicara, melainkan mendengarkan denyutnya yang tersendat—di antara apa yang diwariskan, disembunyikan, dan hilang. Film menjadi medium untuk mendekati ketiadaan masa lalu, bukan untuk memulihkannya, melainkan untuk merasakan jejak-jejaknya.

Dok. Seru!media
Dalam sesi ini, Tiong Ang juga bergabung secara daring (online) dari Belanda, membawa ingatan dan pengalamannya sendiri ke dalam ruang diskusi. Kehadirannya secara virtual menambah dimensi baru pada pemahaman mahasiswa tentang bagaimana trauma lintas generasi dan diaspora terus hidup dalam tubuh dan ingatan mereka yang ditinggalkan.
Relevansi bagi Pendidikan Seni Rupa

Dok. Seru!media
Bagi mahasiswa dan dosen Pendidikan Seni Rupa UNESA, kuliah tamu ini membuka wawasan tentang bagaimana seni dapat menjadi medium untuk mengolah sejarah, trauma, dan ingatan kolektif. Pendekatan Kexin Hong yang menggabungkan riset artistik, film, dan pertunjukan (lecture performance) menjadi contoh konkret bagaimana seorang seniman dapat bekerja secara interdisipliner—melampaui batas-batas medium tradisional.
Kegiatan ini juga memperkaya pemahaman mahasiswa tentang peran seni dalam merespons isu-isu sosial dan historis. Sebagai calon pendidik seni, mereka tidak hanya belajar tentang teknik berkarya, tetapi juga tentang bagaimana seni dapat menjadi alat untuk menyuarakan hal-hal yang selama ini terpinggirkan atau terdiamkan.
Apresiasi dan Harapan

Dok. Seru!media
Kehadiran Kexin Hong di UNESA merupakan bagian dari komitmen Prodi S1 Pendidikan Seni Rupa untuk terus menghadirkan pengalaman belajar yang terhubung dengan praktik seni kontemporer global. Kolaborasi dengan RENTANG Art Lab membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam jejaring seni yang lebih luas.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UNESA semakin terinspirasi untuk mengeksplorasi praktik artistik yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki kedalaman makna dan relevansi sosial. Seperti yang dipertanyakan Kexin dalam karyanya: “Bagaimana sejarah yang retak terus hidup dalam tubuh dan ingatan mereka yang ditinggalkannya?”
Pertanyaan itu kini menggema di ruang kelas T3.02.09, menantang setiap mahasiswa untuk merenungkan peran seni dalam merawat ingatan dan menyuarakan keheningan.
Informasi Kegiatan:
- 📅 Hari/Tanggal: Selasa, 1 September 2026
- ⏰ Waktu: 14.00 – 15.30 WIB
- 📍 Lokasi: Ruang T3.02.09, FBS UNESA
- 🎙️ Narasumber: Kexin Hong (Multidisciplinary Artist & Filmmaker, Amsterdam)
- 🤝 Kolaborasi: RENTANG Art Lab
- 🏛️ Program: International Engagement Program