Surabaya – Program Studi S1 Pendidikan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) telah menyelesaikan kegiatan Evaluasi Kurikulum 2025 berdasarkan respons dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, serta mitra industri kreatif. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjamin mutu akademik dan memastikan kurikulum yang diterapkan mampu menghasilkan lulusan yang sesuai dengan visi keilmuan program studi serta kebutuhan dunia kerja.


Mengapa Evaluasi Kurikulum Dilakukan?

Kurikulum Program Studi S1 Pendidikan Seni Rupa dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pedagogik, kreativitas seni, serta kemampuan kewirausahaan kreatif (creativepreneur) yang berbasis pada budaya visual Nusantara. Visi ini menjadi landasan utama dalam pengembangan kurikulum yang adaptif dan inovatif. Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala, prodi berupaya memperoleh gambaran mengenai:

  • Tingkat keterpahaman visi dan misi
  • Kesesuaian profil lulusan dengan kebutuhan dunia kerja
  • Keselarasan capaian pembelajaran lulusan (CPL) dengan standar nasional
  • Kesuaian struktur kurikulum dengan profil lulusan dan CPL
  • Sebaran mata kuliah dalam mendukung kompetensi mahasiswa
  • Masukan dari pemangku kepentingan untuk pengembangan kurikulum


Hasil Utama Evaluasi

Secara umum, mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap kurikulum saat ini. Beberapa temuan utama antara lain:

Visi dan Misi dipahami dengan baik oleh responden dan tercermin dalam proses pembelajaran, terutama semangat creativepreneur dan budaya visual Nusantara.

Profil Lulusan dinilai relevan dengan era industri 4.0, terutama dalam aspek kreativitas, berpikir kritis, dan literasi teknologi. Namun, terdapat saran untuk memperkuat kompetensi digital art dan media kreatif digital.

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) telah mencakup sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus sesuai dengan SN-Dikti dan SKKNI. Beberapa responden menyarankan penyederhanaan rumusan CPL agar lebih operasional.

Struktur Kurikulum dinilai telah mengarah pada pendekatan Outcome Based Education (OBE) dan mendukung implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Namun, masih perlu optimalisasi dalam konversi SKS dan perluasan kegiatan MBKM seperti magang, proyek desa, dan kolaborasi industri.

Sebaran Mata Kuliah dinilai sistematis, namun responden menyarankan keseimbangan antara teori dan praktik studio, serta penguatan eksplorasi seni tradisi lokal sebagai identitas prodi.

Rekomendasi Pengembangan ke Depan

Berdasarkan evaluasi ini, tim penyusun merumuskan beberapa rekomendasi prioritas:

  1. Penguatan integrasi teknologi digital dalam pembelajaran seni.
  2. Pengembangan kolaborasi dengan industri kreatif dan komunitas seni.
  3. Peningkatan kegiatan MBKM seperti magang dan proyek kolaboratif lintas mata kuliah.
  4. Penguatan eksplorasi budaya visual Nusantara sebagai identitas keilmuan prodi.


Matriks Tindak Lanjut

Prodi telah menyusun matriks evaluasi dan rencana tindak lanjut yang mencakup target capaian, indikator keberhasilan, serta timeline implementasi hingga tahun 2026–2027. Beberapa langkah konkret yang akan dilakukan antara lain:

  • Sosialisasi visi dan misi melalui website, media sosial, PKKMB, dan integrasi dalam perkuliahan.
  • Penambahan materi digital art atau media visual digital dalam mata kuliah.
  • Pengembangan kerja sama dengan mitra industri untuk program magang.
  • Review dan penyederhanaan rumusan CPL.
  • Implementasi project-based learning lintas mata kuliah.


Akses Laporan Lengkap

Bagi sivitas akademika yang ingin mempelajari lebih detail hasil evaluasi, termasuk diagram dan matriks lengkap, dapat mengunduh Laporan Analisis Evaluasi Kurikulum Berdasarkan Respon Audience – Prodi S1 Pendidikan Seni Rupa Tahun 2025 melalui tautan berikut:

👉 [Unduh Laporan Evaluasi Kurikulum 2025 (PDF)]


Penutup

Dengan disusunnya laporan ini, Prodi S1 Pendidikan Seni Rupa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kurikulum secara berkelanjutan. Seluruh masukan dari pemangku kepentingan akan menjadi pijakan penting dalam penyempurnaan kurikulum ke depan. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan evaluasi ini.

Mari kita wujudkan pendidikan seni rupa yang unggul, adaptif, inovatif, dan berdaya saing global!


Kontak dan Informasi:
📧 Email: [email protected]
🌐 Website: s1psr.fbs.unesa.ac.id
📱 Instagram: @senirupa_unesa | @serumedia